Long weekend kemarin kami sekeluarga besar jalan-jalan ke Bandung. selain jalan-jalan, tujuan utamanya adalah mengantar aunty nya askar izan ke Daarut Tauhid untuk mengikuti pesantren selama 3 bulan. Di hari pertama, sesampainya di Bandung kami langsung menuju alun-alun Bandung. Parkiran di bawah alun-alun sudah penuh, tapi alhamdulillah setelah kami memutar yang kedua kali parkiran sudah dibuka. Sesampainya di alun-alun, ramai sekali orang di sana sampai-sampai rumput di situ hampir tak terlihat karena dipenuhi orang. Dan yang bikin pusing banyak sekali pedagang mainan anak-anak. Sudah pasti semua ditunjuk ama Askar. Tidak lama dari itu, hujan turun sangat deras. untungnya kami sudah berada di pelataran masjid untuk sholat zuhur. Hujan turun lumayan lama, sampai ashar kami masih di sana. Setelah kami sholat ashar hujan berhenti kemudian kami langsung menuju bandara untuk menjemput auntynya askar izan.
Dari bandara kami menuju ke tempat penginapan kami hari pertama yaitu Rumah Stroberi. Kami sampai di sana pas saat azan maghrib. kami memesan 4 kamar dan mendapat 3 kamar Jepang dan 1 kamar Morocco. Walaupun kami pesan per kamar bukan bentuk villa, ternyata tempatnya cukup enak untuk kumpul bersama di terasnya. Kami pun makan malam bersama di teras kamar.
Keesokan paginya, kami jalan-jalan pagi di area Rumah Stroberi, menikmati udara dingin, berfoto ria, makan pagi di restonya sampai jalan-jalan memetik langsung stroberi di kebun stroberi. Selain itu, di sana juga ada arena permaina flying fox, kolam renang kecil dan ada sepeda-sepeda mini untuk anak-anak. Tempat ini memang sangat cocok untuk family leisure. Karena sudah memiliki fasilitas yang cukup untuk menghabiskan liburan di hotel saja.
Review untuk hotel ini, saya rasa sudah cukup baik, Hal-hal yang kurang mungkin letak kamar kami yang kebetulan bersebelahan dengan jalan raya. Jadi kalau ada motor yang melaju kencang, Izan jadi terbangun kalo lagi tidur. Kemudian sarapan yang kurang variasi. Menurut saya wajar sih karena tambahan biaya klo ada tambahan orang untuk sarapan juga murah nggak sampai 40.000 per orangnya.
Setelah cek out dari Rumah Stroberi, kami menuju Restauran Kampung Daun. Sebenarnya saya bosan kesini. Tapi tempatnya cozy dan makanannya enak. Jadi daripada ke tempat lain yang makananya belum tentu enak mending kami putuskan makan di sini. letaknya juga dekat dengsn Rumah Stroberi. Kami berada di sana lumayan lama, maklum lah kalau membawa anak kecil lebih banyak menghabiskan waktu di satu tempat dibanding jalan-jalannya.
Sekitar jam 3an kami baru beranjak dari Kampung Daun menuju Farm House. Tiket masuk kesana sebesar 20.000 per orang. Di sana cuma berkeliling-keliling sebentar, foto-foto, nungguin bocah-bocah memberi makan domba dan kelinci. Setelah itu kami pulang menuju hotel yang kedua yaitu Summer Hill villa yang letaknya tidak jauh dari Daarut Tauhid yaitu sekitar 3 km. Tempat menginap kali ini model villa 3 kamar. Tempatnya lumayan enak untuk keluarga besar namun jalan menuju kessna agak susah untuk menemukan villanya karena bersada di gang yang jakannya jelek. Sempet nyasar-nyasar juga karena petunjuknya tidak terlihat.