Islamic Widget

Daisypath Anniversary tickers

4 Oktober 2016

Tiga bulan ini saya menikmati masa cuti dengan menjadi ibu rumah tangga dengan dua anak. Alhamdulillah, setelah operasi caesar sebulan yang lalu sampai saat ini saya tidak merasakan nyeri di bekas operasi seperti waktu operasi yang pertama. Sebelumnya saya sudah membayangkan betapa bakal susahnya menjalani hari-hari setelah operasi karena rasa nyeri di bagian luka. Tapi mengapa operasi kali ini sama sekali tidak berasa sakit ya. Sakit hanya seminggu pertama saja, setelahnya seperti tidak habis dioperasi.
Dan pasca melahirkan kali ini, saya tidak merasakan babyblues seperti dahulu. Tidak ada rasa campur aduk sedih, kesal seperti pertama kali melahirkan. Sebenarnya yang terpenting buat ibu yang baru melahirkan itu adalah dukungan, bukan tuntutan. Apalagi buat newly mom. Orang-orang sekitar seharusnya bisa menjaga perasaan ibu baru ini. Agar si ibu tidak mengalami babyblues. Misal kalau asi si ibu dikit, mohon jangan dijudge asinya sedikit. Sekarang siapa sih yang nggak mau asinya berlimpah. Namanya juga baru melahirkan, asi yang diproduksi juga masih sedikit, bayi juga belum banyak-banyak amat kok minumnya karena lambungnya juga masih kecil. Terkadang hal-hal yang sepertinya sepele buat orang, namun buat newly mom ini rasanya seperti dihujani kata-kata yang bisa bikin babyblues.  Mungkin karena kali ini sudah berpengalaman jadi tidak kaget ya. Padahal selain mengurus bayi yang baru lahir, saya juga masih mengurusi Askar.  Tetapi rasanya tidak terbebani malah menikmati. Dan alhamdulillah sekali si baby ini termasuk yang anteng, nggak rewel. Paling rewel kalau minta minum susu. Saat malam juga kalau menangis cukup dinenenin langsung diem. Agak berbeda dengan Askar dahulu. Dahulu, mata saya sampai sembab karena kurang tidur. Belum lagi waktu siang hari Askar maunya nenen terus nggak bisa dilepas. Selain ada tambahan family baru, di sumah juga ketambahan orang baru, yaitu asisten rumah tangga. Dalam tiga bulan saja saya sudah berganti asisten rumah tangga dua kali. Alesan si mbaknya pulang sih katanya anaknya nggak ada yang ngurusin karena uwaknya tempat si mbak nitip anaknya sakit stroke. yah, entah bener entah bohong sih. Cuma kesal saja karena katanya dia berjanji mau kembali kerja di rumah tapi nyatanya enggak. Trus yang kedua saya dapat embak lagi. yah kita lihat saja berapa lama bertahannya. Urusan asisten rumah tangga ini emang gampang-gampang susah sih. Ibu-ibu di kantor saja masalahnya nggak jauh-jauh dari masalah embaknya pulang. huftt...


7 Juli 2016

Hadiah Lebaran

Alhamdulillah di lebaran tahun ini kami sekeluarga mendapatkan hadiah yang luar biasa. Yaitu seorang anak laki-laki tampan yang dilahirkan empat hari sebelum lebaran. Awal mulanya, saya berencana untuk melahirkan secara cesar setelah lebaran. Namun ternyata dokter tempat saya rutin memeriksa kandungan akan cuti pada hari lebaran sampai sepuluh hari setelahnya. Kalau sampai menunggu dia selesai cuti, waktunya terlalu pas-pasan yaitu 40 minggu. Takut terjadi apa-apa ketika dokternya cuti. Memang sih ada banyak dokter lain yang pasti stand by untuk urusan itu, namun dokter perempuan hanya ada satu. Rasanya kurang sreg aja kalau ditangani oleh dokter laki-laki. Karena perawat yang menangani operasi rata-rata sudah laki-laki. yah, paling nggak kan ada perempuannya gitu waktu operasi nanti. Akhirnya pada saat terakhir kontrol saya dan suami memutuskan untuk operasi pada hari Sabtu tanggal 2 Juli nanti. 
Dan pada tanggal 2 Juli, saya sudah memulai puasa dan mengurus segala macam untuk keperluan operasi pada hari itu. Belum tau kapan operasinya akan dimulai. Ketika pukul 2 siang, saya mulai memasuki ruang VK untuk persiapan menuju ruang operasi. Dan setelah bergantian dengan pasien lainnya, saya akhirnya menjadi pasien terakhir untuk operasi pada hari itu. Karena ada pasien-pasien lainnya yang bersifat darurat dan harus didahulukan.
Alhamdulillah pada jam 21.40 malam lahirlah seorang bayi laki-laki dengan berat badan 3 kg dan panjang badan 48 cm. Bayi mungil itu kami beri nama Hamizan Muhammad Alkhalifi dan nama panggilannya Izan. Jujur saja saya dan suami baru menemukan nama itu tadi pagi. haha.. masih mending sih, daripada Askar dulu waktu sudah lahir masih bingung menentukan nama. Yah urusan memberi nama bayi ini memang gampang-gampang susah. Kalau dilihat-lihat wajahnya mirip Askar tetapi lebih chubby dan matanya sepertinya lebih besar.





Alhamdulillah dedek Izan lahir sehat, namun keesokan paginya seperti ada darah yang keluar dari mulut dedek. Akhirnya dedek harus menginap terpisah deh dari ayah dan bundanya, karena dedek harus diobservasi keadaannya di ruang perina. Sedih rasanya karena dedek harus puasa dulu, belum bisa minum ASI langsung dari bunda. Tapi di hari kedua dedek sudah boleh minum ASI karena tidak ada muntahan berwarna coklat lagi, walaupun dedek harus minum lewat selang. Jadi tiap 3 jam sekali, suami saya mengantarkan asi yang saya perah untuk diminumkan ke dedek. Dan di hari ketiga, saat yang mendebarkan waktu menunggu keputusan dedek udah bisa pulang bareng bundanya atau belum. Soalnya besok kan lebaran, masa' adek di rumah sakit sendirian. Alhamdulillah, adek udah bisa pulang ke rumah bareng bunda. kemungkinan muntah darah itu karena ada darah  yang tertelan waktu operasi, bukan karena ada infeksi di dalam perut. Jadi deh besok kami berlebaran dengan anggota baru. Kebetulan waktu kami pulang dari rumah sakit bertepatan dengan ulang tahun Askar. Jadi saya dan suami beli kue ulang tahun dulu di Rati Rati Pantai Indah Kapuk sebelum pulang ke rumah. dan dipotong pada keesokan harinya waktu lebaran.






Selamat ulang tahun Askar, anak kesayangan ayah dan bunda. Semoga dengan bertambahnya umur, Askar selalu dalam lindungan Allah, selalu diberikan kesehatan, makin bertambah pintar. Terima kasih sudah menambah keceriaan hidup ayah dan bunda selama dua tahun ini dengan tingkahnya yang lucu, bikin kesel, nyenengin, pokoknya campur-campur deh.  Selamat Hari Raya Idul Fitri juga buat semuanya. Maaf lahir dan batin. Semoga kita dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan di tahun depan.


30 Mei 2016

Akhir bulan Mei kemarin, saya dan keluarga pergi ke kawasan Cisarua Bogor. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Taman Safari. Setelah bermacet-macetan di jalan, akhirnya tengah hari kami sampai juga di sana. Di sana tidak terlalu banyak mengambil foto kami rasanya sudah lelah berlama-lama di jalan. Lucu saja melihat ekspresi Askar melihat-lihat hewan dan memberi makan hewan dari dalam mobil. Setelah itu kami melanjutkan menonton pertunjukan singa laut.


Sepulangnya dari Taman Safari kami langsung menuju penginapan. Kami sudah memesan penginapan lewat agoda yaitu Alfa Resort yang letaknya kurang lebih 3 km dari jalan utama masuk Taman Safari. Harga penginapan ini cukup murah, kurang lebih satu jutaan saja. Terdiri dari 3 kamar, living room, 2 kamar mandi dan dapur. Kami menambah extra bed 1 buah dengan membayar biaya tambahan 150 ribu rupiah (sudah termasuk tambahan voucher makan pagi). Banyak jenis villa yang ada di resort ini. Ada yang 3 kamar, 4 kamar maupun yang villa kamar. Fasilitas yang ada di sini pun cukup lengkap, ada indoor playground dan outdoor playground buat anak-anak, ada kolam renang walaupun nggak ada yang berani berenang karena airnya sangat dingin, ada juga kuda bagi yang ingin berkuda mengelilingi resort. Menu makan pagi di restaurannya pun sangat banyak dan enak-enak. Walaupun belum termasuk kategori resort mewah, saya rasa resort ini cukup memuaskan dari segi harga dan kualitasnya. 






Kami menginap di sini hanya satu malam. Keesokan harinya kami pulang ke Jakarta. Di perjalanan kami menyempatkan untuk membeli oleh-oleh dan makan di Cimory Riverside. Karena sedang akhir pekan, dan minggu depan sudah masuk bulan Ramadhan, situasi di Cimory ramaaiii sekali. Dari tempat parkiran yang sangat luas itu saja sudah penuh sesak. Belum lagi waktu mau mencari tempat duduk, harus waiting list dalam waktu yang lumayan lama. Tapi terbayarkan dengan makanan yang cukup enak dan pemandangan yang indah. 


Begitulah perjalanan keluarga kami sebelum memasuki bulan Ramadhan, dan buat saya sebelum melahirkan. Karena usia kandungan saya sudah memasuki 8 bulan. Perkiraan mungkin akan melahirkan pada akhir bulan Ramadhan.


12 Mei 2016

Liburan Pulang Kampung

Liburan Askar kali ini pulang ke rumah eyang di lampung karena lebaran nanti Askar nggak bisa pulang karena bundanya sudah hamil 9 bulan. Empat hari di Lampung rasanya cepet banget. Cuma sempet jalan-jalan ke Pantai Sari Ringgung dan makan di Griya Liwet Pahoman. Selebihnya cuma keluar buat cari oleh-oleh.












26 April 2016

Lagi bingung sebingung bingungnya mikirin Askar yang susah banget untuk makan. Maunya cuman cuu aja (baca : minum susu). Udah segala cara diusahain biar dia ada keinginan mau makan tapi blm berhasil juga. Askarrr,, mau makan dong nak. Badannya kurus terus klo Askar nggak mau makan T_T


12 Januari 2016

Masuk Trimester Dua

Minggu ini adalah awal memasuki trimester kedua di kehamilan yang kedua. Kehamilan kali ini dirasa lebih berat dibanding yang pertama, karena kali ini sudah jelas saya hamil ketika sedang dalam pengobatan tb kelenjar, sehingga obat yang diminum cukup banyak dan ukurannya itu loh, baru liatnya aja dah pengen muntah. Selain itu,  hamil kali ini saya lebih sering merasakan mual bukan karena lapar. Mual yang tiba-tiba datang. Kemudian untuk urusan pekerjaan juga saya merasakan lebih berat dalam hal perjalanan ke kantor. Kalo hamil dulu saya tinggal duduk manis saja menunggu supir jemputan menjemput dan mengantar ke kantor. Dan dulu suami belum mulai bekerja, sehingga sejak pindah ke rumah suami saya diantar jemput oleh suami. Kalau sekarang jangan ditanya, tidak hamil saja saya malas kalau harus mengingat-ingat perjalanan kantor. Gimana nanti kalau hamilnya makin tua. Perut semakin besar. Harus naek kopaja, ojek, argghh.. 
Sabtu kemarin, saya mengecek kehamilan ke dokter kandungan. Alhamdulillah menurut hasil usg hasilnya baik. Jantungnya sudah mulai berdetak. Kepala, tangan dan kakinya sudah terlihat jelas bentuknya. Semoga dedek bayi di perut sehat-sehat terus sampai lahiran nanti. Aminn..



3 Januari 2016

Ekspresinya itu lohh

 
Askar Ghaisan Elfatih ( 1 tahun 6 bulan )



Ada yang ngegemesin dari Askar hari ini. Askar yang tiap hari hobi nonton masha and the bear, hari nggak dibolehin ama ayah bundanya soalnya seharian kemarin Askar sudah memonopoli siaran tv seharian. Pas tengah hari waktunya makan siang, Askar yang beberapa bulan terakhir ini emang susaah banget suruh makan akhirnya dipaksa makan. Dan ayahnya menjanjikan kalo mau makan boleh nonton masha. Dan dia makan lahap. iih tumben banget kan. Tapi ternyata itu awal-awalnya aja. Sampai kami mengetahui ternyata makanannya yang disuap ke mulut ternyata dibuang di kamar ama dia. Pantesan aja tiap keluar kamar mulutnya kosong, dan kalau disuap tetep aja lahap. Bingung rasanya, mau kesel, gemes, pengen ketawa campur-campur rasanya. Anak umur satu setengah tahun kok cerdik gtu sih nakk...