Islamic Widget

Daisypath Anniversary tickers

27 April 2012

Sweet Memories at Mayang Sari


Dua hari sebelum saya meninggalkan Pulau Bintan, teman-teman perempuan di kantor memiliki inisiatif untuk mengadakan acara di Mayang Sari Beach Resort. Rencana ini memang sudah lama sekali, namun baru bisa direalisasikan pada saat-saat terakhir saya di sini, sekalian acara perpisahan saya. Walaupun saya jarang bertemu dengan teman-teman kantor karena saya bekerja di pelabuhan, namun sebagai pendatang saya masih berkomunikasi baik dan dekat dengan mereka. 

Karena pada saat itu hari kerja, sehingga kami baru bisa berangkat ke Mayang Sari Resort pada sore hari dengan membawa banyak peralatan perang kami. hahaha... rencananya mau beach party gituhh..






Dan keesokan paginya, harus kembali bangun dan bersiap-siap pulang karena teman-teman harus masuk kerja. Singkat banget ya,, tapi berkualitas kok. karena memang susah sekali rasanya bisa berkumpul seperti ini.. Terima kasih mbak ruli, mbak evi, mbak nora, lia, dewi, rini dan dhita atas perhatiannya selama saya di sini, terima kasih juga gift nya yaa.. ^^




25 April 2012

22 November '10 - 23 April '12

Tepat satu tahun lima bulan saya menjalankan hari-hari saya di pelabuhan ini. Kali ini saya akan mereview pelabuhan tempat saya menghabiskan hari-hari saya selama ini.




Bandar Bentan Telani  Ferry Terminal merupakan pelabuhan yang dibangun pada tahun 1992 dan mulai beroperasi pada tahun 1994. Pelabuhan ini lahir dari kesepakatan pemerintah Indonesia dan Singapura untuk mengembangkan kawasan wisata Lagoi. 

Untuk sampai ke tempat ini, bisa ditempuh dalam waktu satu jam menggunakan ferry dari tanah Merah Ferry Terminal Singapura. Dan untuk info pemesanan tiket bisa buka di sini >> www.brf.com.sg . Untuk perjalanan dari Batam , dapat ditempuh menggunakan speed boat yang berangkat dari Punggur langsung ke Pelabuhan Lagoi dan memakan waktu sekitar 35 menit. Namun speed boat yang ada jarang beroperasi bahkan untuk waktu-waktu tertentu tidak beroperasi. Sehingga bisa dialihkan menggunakan speed boat dari Punggur menuju Pelabuhan Tanjung Uban dan dilanjutkan perjalanan ke Lagoi menggunakan mobil rental. 





taman di depan gedung pelabuhan


pantai di depan pelabuhan


pintu masuk gedung pelabuhan





Immigration Arrival Hall








23 April 2012

Last Day...

Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di sini. Sedih juga rasanya, dan baru menyadari yang namanya pindah itu berat. Dari jam 6 pagi saya sudah sibuk bersiap keluar rumah karena harus ke kantor wilayah di Tanjung Pinang. Perjalanan harus ditempuh hampir 2 jam naik bus untuk mengurus berkas kenaikan pangkat saya yang salah ketik. Huhu,,, bikin kerjaan ajah. Dan kemudian saya kembali ke pelabuhan Lagoi pada pukul dua siang. Hari ini saya sudah membuat rencana untuk mengadakan makan sore kecil-kecilan di tempat favorit saya. Setelah kedatangan kapal jam lima sore, kami menuju pasar oleh-oleh. 


Saya tidak berpikir kalau acara ini adalah acara perpisahan, tapi sekedar acara makan-makan saja. Karena  sebenarnya saya sendiri nggak ingin merasakan yang namanya berpisah yang identik dengan kesedihan. Yang datang pun hanya orang-orang yang bekerja di hari itu. Namun pada saat selesai makan, teman-teman di sana memanggil penyanyi di resto itu untuk menyanyi dan memainkan alat musiknya. Request lagu pun bermunculan. Dan first song adalah lagu kemesraan ini.  Jujur,, gak bisa nahan air mata bangettt.. dilanjutkan lagi lagu Pergilah Kasih by Chrisye dan Kembali Ke Jakarta by Koes Plus. Akhirnya tumpah juga di depan teman-teman. malu sihh,, Berat rasanya ninggalin Lagoi. Kekeluargaan yang susah didapat di tempat lain, apalagi di kota-kota besar.  Kekeluargaan gak hanya terjalin oleh sesama teman kerja, namun juga dengan instansi dan pihak lain di kawasan itu. 

Saya sendiri memiliki  dua orang sahabat yang bekerja sebagai dokter di sana. Yang pertama, namanya dr. Argani Gracias Pospos. Wanita keturunan Batak yang Sunda pisan ini bekerja Karantina Pelabuhan di Lagoi. Dia berasal dari Bandung dan baru satu tahun bekerja di sini. Kami menjadi dekat karena waktu itu saya satu-satunya perempuan di instansi saya, dan dia juga satu-satunya perempuan di instansinya yang bekerja di pelabuhan. Jadi, jika sedang tidak ada kegiatan biasanya kami selalu bersama. Kemudian yang kedua, namanya dr. Addina irawan. Dia berasal dari Padang dan baru setahun juga bekerja di Klinik Pariwisata Lagoi. Dia tinggal bersama Arga di housing, jadi saya juga dekat dengan dia. Terkadang jika saya  ingin menginap di Lagoi, saya justru tidur di housing mereka bukan di dormitory saya sendiri. Menghabiskan malam dengan menonton drama korea ataupun belajar dandan. hehe..
Dan ternyata mereka memberikan hadiah kenang-kenangan buat saya. 


gift from dr. Arga


gift from dr. Ina

Sedih dan gak bisa nahan air mata lagi deh waktu kedatangan kapal last ferry, Ina dan Arga muncul sambil memberikan hadiah-hadiah ini. Apalagi liat buku yang dikasih Ina.. weww,, buku yang menarik sepertinya. Oh iya, ada kesamaan dari kami, selain kami bertiga merantau ke tempat ini, kami juga kebetulan lahir di tahun yang sama dan belum menikah. haha.. Terima kasih ya teman-teman, semoga pertemanan kita tetap berlanjut walaupun kita sudah jauh. Mata Aimasho ^,^


21 April 2012

Renungan Tengah Malam

Makin menyadari betapa Allah sayang kepadaku. Tempatku mengadu, tempatku berserah diri dan memohon. Di saat orang-orang terkasih tidak bisa berada di dekatku, aku makin menyadari betapa Allah sesungguhnya sangat dekat dengan kita. Sangat banyak nikmat Allah yang sudah diberikan. Namun sebagai manusia terkadang kita lupa bersyukur. Sebenernya banyak banget yang mau ditulis tentang nikmat Allah yang sudah diberikan kepadaku ini, tapi entah kenapa keburu mewek gini yakkk... sedih, bersyukur, takjub, campur-campur rasanya gak bisa mengungkapkan.. 
Ya Allah iringilah selalu langkahku dengan keridhoanMu dalam menjalani hidup ini. Karena hanya kepadaMulah aku bisa memohon dan berharap diberikan yang terbaik..


9 April 2012

Fun.. Fun..

Just for fun.. take pictures sambil menunggu kedatangan kapal. Beruntungnya hari lagi cerahh banget. Jadi gak perlu edit warna lagi.. hihi..

Jalan menuju pelabuhan Bandar Bentan Telani







location : Nirwana Resort Centre