Hari ini adalah hari terakhir saya bekerja di sini. Sedih juga rasanya, dan baru menyadari yang namanya pindah itu berat. Dari jam 6 pagi saya sudah sibuk bersiap keluar rumah karena harus ke kantor wilayah di Tanjung Pinang. Perjalanan harus ditempuh hampir 2 jam naik bus untuk mengurus berkas kenaikan pangkat saya yang salah ketik. Huhu,,, bikin kerjaan ajah. Dan kemudian saya kembali ke pelabuhan Lagoi pada pukul dua siang. Hari ini saya sudah membuat rencana untuk mengadakan makan sore kecil-kecilan di tempat favorit saya. Setelah kedatangan kapal jam lima sore, kami menuju pasar oleh-oleh.
Saya tidak berpikir kalau acara ini adalah acara perpisahan, tapi sekedar acara makan-makan saja. Karena sebenarnya saya sendiri nggak ingin merasakan yang namanya berpisah yang identik dengan kesedihan. Yang datang pun hanya orang-orang yang bekerja di hari itu. Namun pada saat selesai makan, teman-teman di sana memanggil penyanyi di resto itu untuk menyanyi dan memainkan alat musiknya. Request lagu pun bermunculan. Dan first song adalah lagu kemesraan ini. Jujur,, gak bisa nahan air mata bangettt.. dilanjutkan lagi lagu Pergilah Kasih by Chrisye dan Kembali Ke Jakarta by Koes Plus. Akhirnya tumpah juga di depan teman-teman. malu sihh,, Berat rasanya ninggalin Lagoi. Kekeluargaan yang susah didapat di tempat lain, apalagi di kota-kota besar. Kekeluargaan gak hanya terjalin oleh sesama teman kerja, namun juga dengan instansi dan pihak lain di kawasan itu.
Saya sendiri memiliki dua orang sahabat yang bekerja sebagai dokter di sana. Yang pertama, namanya dr. Argani Gracias Pospos. Wanita keturunan Batak yang Sunda pisan ini bekerja Karantina Pelabuhan di Lagoi. Dia berasal dari Bandung dan baru satu tahun bekerja di sini. Kami menjadi dekat karena waktu itu saya satu-satunya perempuan di instansi saya, dan dia juga satu-satunya perempuan di instansinya yang bekerja di pelabuhan. Jadi, jika sedang tidak ada kegiatan biasanya kami selalu bersama. Kemudian yang kedua, namanya dr. Addina irawan. Dia berasal dari Padang dan baru setahun juga bekerja di Klinik Pariwisata Lagoi. Dia tinggal bersama Arga di housing, jadi saya juga dekat dengan dia. Terkadang jika saya ingin menginap di Lagoi, saya justru tidur di housing mereka bukan di dormitory saya sendiri. Menghabiskan malam dengan menonton drama korea ataupun belajar dandan. hehe..
Dan ternyata mereka memberikan hadiah kenang-kenangan buat saya.
![]() |
| gift from dr. Arga |
![]() |
| gift from dr. Ina |
Sedih dan gak bisa nahan air mata lagi deh waktu kedatangan kapal last ferry, Ina dan Arga muncul sambil memberikan hadiah-hadiah ini. Apalagi liat buku yang dikasih Ina.. weww,, buku yang menarik sepertinya. Oh iya, ada kesamaan dari kami, selain kami bertiga merantau ke tempat ini, kami juga kebetulan lahir di tahun yang sama dan belum menikah. haha.. Terima kasih ya teman-teman, semoga pertemanan kita tetap berlanjut walaupun kita sudah jauh. Mata Aimasho ^,^


0 komentar:
Posting Komentar