Islamic Widget

Daisypath Anniversary tickers

22 Juni 2012

Es Krim Tempo Doeloe

 

Hari ini mumpung lagi ada urusan ke Gambir buat cari tiket, sekalian mampir deh ke Es Krim Ragusa yang letaknya gak jauh dari stasiun, tepatnya di Jalan Veteran I Jakarta Pusat. Es krim ini memang sangat terkenal, karena sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Bangunan gedung serta interiornya pun masih nuansa tempo dulu, dan katanya memang dipertahankan keasliannya. Hebat ya masih bisa bertahan sampai sekarang. Di dalamnya juga banyak dipasang foto-foto yang menceritakan sejarah perkembangan es krim ragusa. 
Untuk menu es krimnya sendiri banyak yang ditawarkan, antara lain spaghetti ice cream, banana split, tutti ftutti, cassata siciliana, dan lain-lain. Untuk cita rasanya memang berbeda, terasa kalo es krimnya memang homemade dan cepat mencair. Harga untuk pemesanan satu spahetti ice cream dan satu tutti frutti seharga 50 ribu rupiah. Selain itu, tepat di depan pintu masuk banyak juga penjual jajanan lain seperti sate, gado-gado, asinan dan otak-otak. Tempat ini pun tidak pernah sepi dari pengunjung, orang datang silih berganti sehingga rasanya gak enak mau berlama-lama di sana. Gantian bo'.. Recomended deh pokoknya, lain kali kalo ke sana lagi mau pesen yang cassata siciliana ah, ada bolunya di tengah-tengah es krim. nyumm..







spaghetti ice cream
tutti fruttinya keburu cair dehh..



14 Juni 2012

Buku Partikel

Selalu dibuat takjub ketika membaca buku-buku karya Dewi Lestari. Seperti buku yang terakhir ini dikeluarkannya yang berjudul Partikel. Kita dibawa masuk ke dalam cerita dan masuk banyak tempat. Entah apa yang dipikirkan ya oleh Dee ketika dia menulis buku ini. Banyak hal yang begitu detail dan sangat ilmiah untuk dimasukan ke dalam sebuah cerita. Kolaborasi dari ilmu pengetahuan, keyakinan, spirit, dunia metafisika, fotografi. Sampai-sampai saya menyempatkan diri untuk googling setelah selesai membacanya. Mencari-cari informasi tentang kebenaran istilah-istilah yang ada di buku ini. Tentang fungi-fungian, tentang enteogen, teori evolusi, konservasi orang utan dan banyak istilah lain yang dimasukkan. Padahal di buku itu sudah diceritakan, namun saya sendiri jadi penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang istilah-istilah itu.

Terkadang dalam kehidupan ini banyak orang memiliki cara pandang yang berbeda untuk suatu pencarian, bahkan bisa dibilang ekstrem cara pemikirannya sampai-sampai banyak yang akhirnya menyebut orang itu gila. Dan seperti di dalam buku ini, menjadi gila seperti anggapan orang karena memiliki pemikiran berbeda, meneliti suatu hal yang banyak orang tidak peduli akan hal tersebut dan pencarian yang terus menerus. Pokoknya membaca buku ini, kita diajak ikutan gila deh sama Dewi Lestari. Menjelajah hutan dengan pemikiran-pemikiran yang gak pernah kita bayangkan sebelumnya. Melakukan pencarian yang tidak kunjung usai. Mengulas tentang kehidupan di dimensi lain dan bagaimana cara mencapai dimensi itu. Dan sesungguhnya, perbedaan itu menciptakan harmoni tersendiri bagi kehidupan.