well... hari ini tanggal 22 maret, tepat empat bulan saya terdampar di pulau ini. Pulau Bintan. Pulau yang sebelumnya saya gak pernah berpikir untuk menjejakkan kaki ke sini. Jadi teringat pertama kali sampai di sini, suasana melayu dan kedaerahan berasa banget. Sebenarnya perjalanan dari Bandara Hang Nadim untuk menuju ke pulau ini gak terlalu jauh, tapi yang judulnya beda pulau tetap aja jadi kerasa jauh karena harus menyebrangi lautan. Dari Bandara Hang Nadim perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Telaga Punggur sekitar 15 menit. Sampai di Pelabuhan Telaga Punggur kita bisa naik speed boat yang tiap setengah jam sekali berangkat dengan membayar tiket seharga Rp. 37.000. Perjalanan dari Pelabuhan Telaga Punggur menuju Pelabuhan Tanjung Uban hanya ditempuh sekitar 15 menit. Tapi kalo angin sedang gak bersahabat bisa sampai 20-30 menit. Dan akhirnya sampai juga saya di Tanjung Uban. Salah satu kecamatan di kabupaten Bintan Utara. Inilah pemandangan ketika pertama kali tiba di pelabuhan Tanjung Uban.
Dan dari tempat ini, petualangan hidup pun dimulai... Saya bersama 2 teman saya lainnya langsung menuju kantor baru kami untuk melapor. Dari sana, pimpinan langsung menempatkan saya dan teman-teman bekerja di Lagoi. Jarak dari Tanjung Uban ke Lagoi ditempuh sekitar 40 menit dengan menggunakan mobil tanpa ada hambatan. yah, kurang lebih 35 km melewati hutan dan pantai.
Selama di Lagoi saya tinggal dormitory yang disediakan oleh pengelola pelabuhan. Setelah 1 bulan saya tinggal di Lagoi, akhirnya saya putuskan untuk tinggal di Tanjung Uban saja karena satu dan lain hal. Jadi tiap hari saya PP dari Tanjung Uban ke Lagoi.
Lagoi, mungkin sudah sering terdengar sebagai kawasan wisata yang terkenal karena resorts dan pantainya yang indah. Ini sebagian dari jepretan saya waktu berkunjung ke Bintan Lagoon Resort
Dan gambar di bawah ini, waktu saya berkunjung ke Nirwana Garden Resort
| The Kelong Restaurant Nirwana Resort |
Harga yang ditawarkan untuk dapat menginap di sini cukup mahal, semuanya standar Singapura. Karena rata-rata pengunjung di sini berasal dari negara Singapura.
Yuppzz... kayanya segini dulu cerita 4 bulan pertama saya, nanti dilanjut lagi ya... coz masih banyak tempat yang belum saya ceritakan.




1 komentar:
Tempat yang sama yang pernah saya injak pertama kali di Bintan,, masih terasa asing,, tetapi lama kelamaan saya sudah menikamati,, tetapi Bintan sekarang sudah menjadi cerita masih perjalanan hidup saya mba,, saya sudah kembali ke pulau jawa lagi... Pulau Bintan yang tak kan terlupakan ........
Posting Komentar